Amien: Ada Anak Bangsa Melenceng, Sampai Bangsa Kacung, Kuli dan Jongos

Amien: Ada Anak Bangsa Melenceng, Sampai Bangsa Kacung, Kuli dan Jongos

Amien: Ada Anak Bangsa Melenceng, Sampai Bangsa Kacung, Kuli dan Jongos

Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais bicara beratnya tantangan bangsa dalam acara peringatan Hari Pahlawan di Yogyakarta. Ada apa gerangan?

Amien memberi sambutan di lokasi upacara di Pusat Pendidikan Budi Mulia Dua, Yogyakarta, Senin (13/11/2017) pagi. Hadir dalam acara ini Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna cokelat dan peci hitam.

Hadir pula mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso. Selain itu, hadir para petinggi Partai Gerindra dan PAN.

Amien mengawali sambutan dengan menyapa kehadiran Prabowo serta para petinggi Gerindra dan PAN. Dia kemudian bercerita singkat soal sejarah perkembangan Pusat Pendidikan Budi Mulia Dua. Amien diketahui sebagai Ketua Dewan Pembina Budi Mulia Dua Foundation.

Amien: Sudah Diingatkan Alquran, Ada Anak Bangsa Melenceng

Prabowo dan Amien Rais di lokasi acara (Haris Firkri)

Dalam pidatonya, Amien menyinggung soal kondisi bangsa. Dia menyatakan saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan.

“Saya hanya sedikit saja menyampaikan bahwa sekarang ini negara kita memang menghadapi tantangan yang lumayan berat. Terutama sudah diingatkan di Alquran, ada di antara anak bangsa, atau anak manusia pada umumnya, yang sesungguhnya perbuatannya itu melenceng jauh dari kebenaran, tapi merasa sedang menegakkan kebenaran, menegakkan keadilan,” ujar Amien.

Amien kemudian membacakan Surat Al-Kahfi. “Jadi membangun 17 pulau palsu, disangka sedang membangun, kemudian Meikarta dan sebagainyalah. Ini bukan forum politik, tapi Anda sudah lebih tahu,” ujarnya.

“Karena itu, kita tolong mengingatkan kepada teman-teman kita yang sedang diberi Allah amanat. Jangan sampai seperti kata Alquran tadi, merasa sedang membangun eh ternyata sesungguhnya sedang melakukan destruksi kepada republik yang kita cintai ini,” sambungnya.

Image result for Amien Rais usai menggelar pertemuan tertutup dengan Prabowo di Sleman

Prabowo dan Amien Rais gelar pertemuan tertutup usai upacara Hari Pahlawan di Yogyakarta.

Amien Rais: Jangan Jadi Bangsa Kacung, Bangsa Kuli dan Bangsa Jongos

Amien Rais menilai bangsa ini sudah mulai dijual. Untuk itu dia mengingatkan agar bangsa ini tak menjadi bangsa kuli.

“Jangan sampai bangsa ini jadi bangsa kacung, bangsa kuli, bangsa jongos,” ujar Amien Rais usai menggelar pertemuan tertutup dengan Prabowo Subianto di komplek SD Budi Mulia Dua, Sleman, Senin (13/11/2017).

Dia menilai bangsa ini sudah dijual. Namun, lanjut Amien, pemerintah saat ini pura-pura tak tahu akan hal itu.

Image result for Amien Rais usai menggelar pertemuan tertutup dengan Prabowo di Sleman

Prabowo dan Amien Rais gelar pertemuan tertutup usai upacara Hari Pahlawan di Yogyakarta.

“Karena apa kita melarat, kita miskin, karena kekayaan alam tidak kita proteksi. Digotong hampir tiap jam ke luar negeri,” katanya.

“Dan pemerintah pura-pura tidak tahu. Hasilnya kita bisa ambruk,” imbuhnya.

Dalam pertemuan ini hadir pula Waketum PAN Taufik Kurniawan. Menurut dia, beberapa yang hadir seperti Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath, Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif. Tak hanya itu, sejumlah ulama lainnya juga ikut dalam pertemuan tertutup itu seperti Ustaz Sambo dan Eggi Sudjana.

 

(Baca juga: KLARIFIKASI AMIEN RAIS SOAL SENYUM SUMRINGAH ANAKNYA DAMPINGI NONMUSLIM)

 

Sumber Berita Amien Sebut Ada Anak Bangsa Melenceng, Sampai Bangsa Kacung, Kuli dan Jongos : Detik.com, Detik.com

Comments

comments