Gad Elbaz Buka Suara Terkait Lagu Kampanye Anies-Sandi

Gad Elbaz Buka Suara Terkait Lagu Kampanye Anies-Sandi

Gad Elbaz Buka Suara Terkait Lagu Kampanye Anies-Sandi

Musisi Yahudi Gad Elbaz buka suara terkait isu plagiarisme antara lagu karyanya, Hashem Melech, dengan lagu kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Elbaz dalam akun media sosialnya juga mengakui dia pun mengadopsi lagu serupa dari penyanyi asal Aljazair, Chab Challed.

“Hai semua, saya ingin berbagi kepada kalian soal sesuatu yang penting tentang lagu yang saya rilis lima tahun lalu pada 2013,” tulis Elbaz.

Lihat juga: Asal Mula Lagu Kembar Anies-Sandi dan Musisi Yahudi

“Di Indonesia, untuk kepentingan politik, mereka menggunakan lagu terbesar di komunitas Yahudi yang dinyanyikan oleh saya, seorang seniman Israel, untuk kepentingan politik.”

Dia menyebutkan nama Sandiaga Uno dalam unggahannya tersebut.

Hi guys I want to share with you all something important about this song that was out 5 years Ago in 2013 So in Indonesia for political purposes they used the biggest Song in the Jewish community sang by me an Israeli Singer for political purpose, that the politician is Anti Israel and they are Extremist Moslem. His name is Sandiaga Uno So I must share with u all they said I copied them so… This song was out before any artist Such as Mark Anthony release it I release this Cover By Chab Challed And this song became the biggest Jewish song all over the world in every country and Thank U #God for this song and May all the extreamest people that want to kill all the people that don't believe in there believes God will pay them Back for all they done and want to do in this world Happy I am in the good side of the world #Hashemmelech #Gadelbaz #Israel #indonesia #cnnindonesia

A post shared by Gad Elbaz גד אלבז (@gadelbaz) on

“Jadi saya harus mengatakan kepada kalian, saya pun menyalin lagu itu. Lagu ini sudah muncul sebelumnya seperti dari Mark Anthony, saya merilis versi cover dari Chab Challed,”

Elbaz sebelumnya mengakui lagu cover yang ia nyanyikan kemudian menjadi terkenal di kalangan masyarakat Yahudi di dunia selain karena mengandung pujian kepada Tuhan, lagu itu memiliki tempo up-beat dan mudah diingat.

Dalam unggahannya, Elbaz pun melampirkan gambar unggahan audio Hashem Melech yang ia unggah pada 27 Januari 2013 di laman Youtube.

Lagu tersebut adalah versi asli Hashem Melech sebelum ia nyanyikan kembali dengan rapper Nissim pada 2016.

Elbaz seolah membantah tudingan tim Anies-Sandi yang menyebut bahwa lagu Kobarkan Semangat Indonesia muncul lebih dahulu dibandingkan Hashem Melech.

“Tidak mungkin lagu Kobarkan Semangat Indonesia menjiplak lagu band Israel, karena lagu Kobarkan Semangat Indonesia diterbitkan lebih dulu yaitu pada April 2014 sedangkan lagu band Israel baru diterbitkan Januari 2016,” kata Tim Anies-Sandi di laman resminya.

Berita soal tudingan jiplak yang terjadi pada lagu kampanye Anies-Sandi menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Lagu Kobarkan Semangat yang digunakan tim Anies-Sandi untuk kampanye memiliki kemiripan dengan lagu Hashem Melech milik Elbaz.

Kobarkan Semangat sendiri sebenarnya mengadopsi lagu Kobarkan Semangat Indonesia milik Partai Keadilan Sejahtera yang dirilis pada 2014.

Pihak PKS melalui Wakil Ketua Syuro Hidayat Nur Wahid membantah informasi penjiplakan itu dan mengatakan hal tersebut sebagai fitnah.

Anies Baswedan juga mengaku tidak ingin ambil pusing terkait isu penjiplakan yang datang kepada pasangan tersebut.

“Saya enggak tahu juga saya. Artinya kita nggak mau pusing hal yang keci-kecil,” kata Anies. “Ya menarik saja, semakin hari semakin (aneh). Memang nggak ada pekerjaan lain gitu?,” imbuhnya.

 

 

Sumber berita Gad Elbaz Buka Suara Terkait Lagu Kampanye Anies-Sandi : cnnindonesia.com

Comments

comments