Disinggung soal Dendam Politik, PDIP Tanggapi Kunjungan AHY dan Ibas ke Kediaman Megawati

Disinggung soal Dendam Politik, PDIP Tanggapi Kunjungan AHY dan Ibas ke Kediaman Megawati

Disinggung soal Dendam Politik, PDIP Tanggapi Kunjungan AHY dan Ibas ke Kediaman Megawati

Politikus PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri angkat bicara atas persepsi publik soal hubungan antara Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Diberitakan TribunWow.com dari saluran YouTube tvOneNews dalam program Apa Kabar Indonesia Malam, Rabu (5/6/2019), hal tersebut disampaikannya saat membahas pertemuan antara anak-anak SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dengan Megawati pada hari pertama perayaan Idul Fitri.

Dalam pemaparannya, Rokhmin Dahuri awalnya mengaku bahwa dirinya berada di lokasi saat pertemuan tersebut berlangsung.

Dijelaskannya bahwa suasananya pertemuan tersebut sangatlah cair dan bersahabat.

“Bahkan ketika mau selfie itu ada anak Ibu Mega yang missing kan, Mas Prananda, dipanggil khusus bersama istrinya khusus untuk selfie tadi,” kata Rokhmin Dahuri.

Rokhmin Dahuri menilai, hal seperti inilah yang diharapkan oleh masyarakat.

“Bahwa Indonesia terlalu besar, terlalu potensial untuk para elitenya dan rakyatnya tidak bersatu,” ungkap Rokhmin Dahuri.

Rokhmin Dahuri mengaku, dirinya adalah satu anak bangsa yang gembira karena menyaksikan pertemuan tersebut.

“Saya salah satu anak bangsa yang gembira menyaksikan Mas AHY, Mas Ibas, Mbak Puan, Mas Prananda, dan Ibu Mega tadi sangat cair dan sangat bersahabat,” kata dia.

Rokhmin Dahuri lantas menyinggung soal persepsi publik terkait hubungan SBY dan Megawati.

Sebagaimana diketahui, publik menilai hubungan antara SBY dan Megawati tidak baik karena masih ada dendam politik di antara keduanya.

Rockhmin lantas menegaskan bahwa tidak ada pihak yang memiliki dendam pada siapapun.

“Dan saya juga saksi hidup bahwa jauh dari yang dipersepsikan publik bahwa ini pendendam dan segala macam,” ujar Rokhmin Dahuri.

“Saya ingat dulu itu waktu saya di Kabinet Ibu Mega, sebelumnya Gusdur (Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid), banyak itu yang provokator untuk membalas rezimnya Pak Harto,” cerita Rokhmin Dahuri.

“Tapi Bu Mega bilang pada saya, ‘ngapain kita balas dendam, kasihan bangsa’,” sambung dia.

Simak videonya mulai menit ke 5:20 dibawah ini:

 

Baca juga: Momen Lebaran, Megawati dan Anaknya Foto Bareng Dengan Dua Putra SBY

 

Sumber Berita Disinggung soal Dendam Politik, PDIP Tanggapi Kunjungan AHY dan Ibas ke Kediaman Megawati: Tribunnews.com