FPI Siang ini Demo Berjudul Aliansi Tolak Kezaliman Facebook

FPI Siang ini Demo Berjudul Aliansi Tolak Kezaliman Facebook

FPI Siang ini Demo Berjudul Aliansi Tolak Kezaliman Facebook

Massa dari Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah ormas Islam lainnya siang nanti akan mendemo kantor perwakilan Facebook Indonesia di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Diperkirakan ada 1.000 orang peserta yang akan hadir.

Aksi ini disebut merupakan bentuk protes atas pemblokiran oleh Facebook terhadap sejumlah akun tokoh-tokoh dan ormas Islam.

“Ini biar tahu, Facebook hanya salah satu di antara media untuk dakwah,” ujar Ketua Aksi Tolak Kezaliman Facebook Habib Ali kepada detikcom, Kamis (11/1/2018) malam.

Habib Ali menilai pihak Facebook tebang pilih dengan hanya melakukan pemblokiran terhadap tokoh-tokoh dan ormas Islam semata. Facebook juga dinilai abai terhadap akun-akun yang berkonten negatif.

“Di saat yang sama perlakuan Facebook berbanding terbalik terhadap akun-akun lain yang merusak, seperti membiarkan akun-akun yang berisi kemaksiatan, penistaan agama, penghinaan terhadap tokoh ulama umat Islam,” papar Ali.

“Masalah kafir itu urusan akidah, bukan urusan pergaulan sosial,” ucap Ali menjawab pertanyaan mengapa FPI menggunakan Facebook.

Demo akan digelar setelah salat Jumat di kantor Facebook di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Sebelum menggelar aksinya, massa akan melaksanakan salat Jumat terlebih dahulu di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jaksel.

Habib Ali mengatakan, jumlah peserta aksi diperkirakan 1.000 orang. Ada beberapa tuntutan massa dalam aksi bertajuk ‘Aliansi Tolak Kezaliman Facebook’ itu.

Salah satunya, massa akan memprotes sikap Facebook yang telah memblokir sejumlah akun ormas Islam, termasuk akun-akun organisasi kemanusiaan. Ia mencontohkan, seperti akun dakwah milik Habib Rizieq Shihab yang juga diblokir Facebook.

 

 

Baca juga : Anggap Alat Politik, FPI Minta Badan Siber dan Sandi Negara Dibubarkan

 

 

Sumber berita FPI Siang ini Demo Berjudul Aliansi Tolak Kezaliman Facebook : detik.com

 

Comments

comments