Saat Kapolsek Dilema antara Kepentingan Investor dan Warga di Cimenyan

Saat Kapolsek Dilema antara Kepentingan Investor dan Warga di Cimenyan

Saat Kapolsek Dilema antara Kepentingan Investor dan Warga di Cimenyan

Menurut keterangan singkat dari yang membagi video, ini proses pembongkaran jalan desa yang akan dijadikan jalan komplek perumahan elite( Resort dago pakar) yang yang telah di ruslah secara sepihak oleh mantan kepala desa .kami selaku warga hanya meminta di buat kesepakatan bersama agar akses jalan ke rumah kami mempunyai kekuatan hukum (dapat digunakan bersama sama) atau jalan umum seperti dulu nya.

Tapi begitu lah jawaban dari bapak kapolsek kami.apakah wajar seorang kapolsek berada di barisan paling depan untuk membela kepentingan pengusaha..

Dan yang sangat kami sesal kan kapolsek bilang kalau tugas dia bukan melindungi masyarat.

Dari percakapan di video, seorang bapak tua dan seorang ibu muda sedang melakukan aksi protes saat Kapolsek hendak melakukan pengamanan terhadap mereka yang protes soal penggunaan jalan menuju ke pemukiman mereka dan antara kepentingan Pengusaha Real Estate tersebut.

Bapak Kapolsek menganjurkan kepada warga untuk melakukan tuntutan apabila merasa hak-haknya dirugikan, tapi warga meminta Kapolsek melindungi warga sebagai bentuk tugas polisi.

Disinilah terjadi gagal paham, Kapolsek pun merasa pengusaha juga adalah bagian dari masyarakat yang harus dilindungi, jadi maksud Kapolsek adalah warga bisa menggunakan jalur hukum kalau memang hak-haknya dilanggar, sementara warga measa Kapolsek tidak melindungi mereka, malah melindungi kepentingan Pengusaha.

Mari dilihat langsung video percakapan antara warga dan Kapolsek yang sempat memanas ini :

Mohon bantu Viral kan ini lah kapolsek cimenyan ……#. jaman now…….Yang minta kronogis nih saya share kronologi singkat nya. ini proses pembongkaran jalan desa yang akan dijadikan jalan komplek perumahan elite( Resort dago pakar) yang yang telah di ruslah secara sepihak oleh mantan kepala desa .kami selaku warga hanya meminta di buat kesepakatan bersama agar akses jalan ke rumah kami mempunyai kekuatan hukum (dapat digunakan bersama sama) atau jalan umum seperti dulu nya. Tapi begitu lah jawaban dari bapak kapolsek kami.apakah wajar seorang kapolsek berada di barisan paling depan untuk membela kepentingan pengusaha.. Dan yang sangat kami sesal kan kapolsek bilang kalau tugas dia bukan melindungi masyarat.

Publiée par Nada Kanda Singarimbun sur Lundi 18 décembre 2017

 

 

Baca juga : Jokowi Menghimbau Keluhan Sengketa Lahan Tidak Boleh Diteruskan

 

 

Sumber berita Saat Kapolsek Dilema antara Kepentingan Investor dan Warga di Cimenyan : Kiriman N Kanda SIngarimbun